Baru-baru ini, Syarif Ardiansyah, mahasiswa Departemen Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang berpartisipasi dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) Chapter ASEAN 2026. Kegiatan IYIS Chapter ASEAN 2026 dilaksanakan pada 23-26 Februari 2026 dengan tuan rumah Malaysia dan Singapore.
IYIS merupakan sebuah forum pemuda berskala internasional yang berfokus pada pengembangan inovasi generasi muda, khususnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mempertemukan delegasi dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan kepemimpinan seperti International SDGs Presentation Competition, Youth Leaders & Panel Discussion, dan Awarding Day for IYIS Delegates. Melalui forum ini, peserta didorong untuk mempresentasikan gagasan inovatif, berdiskusi lintas budaya, dan membangun jejaring global.
Syarif merupakan delegasi yang mewakili Sumatera dan Indonesia dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) Chapter ASEAN 2026. Partisipasi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh semester 8 pada Departemen Psikologi UNP itu mengantarkan ia dalam raihan Juara 2 (2nd Best Speaker). Perjuangannya dalam meraih prestasi ini ia dapatkan setelah mengalahkan 34 delegasi masing-masing perwakilan pada kompetisi presentasi internasional dalam kegiatan tersebut.
Keikutsertaan Syarif pada kegiatan IYIS Chapter ASEAN 2026 didorong oleh komitmennya untuk terus berkontribusi. “Ini berangkat dari komitmen pribadi saya sebagai mahasiswa psikologi untuk berkontribusi dalam isu-isu global, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan potensi manusia dan inovasi sosial. Terlebih lagi saya punya ketertarikan di bidang Psikologi Industri dan Organisasi (PIO). Saya melihat IYIS sebagai platform strategis untuk menguji kapasitas akademik di forum internasional, memperluas jejaring global, dan membawa perspektif mahasiswa Indonesia ke panggung yang lebih luas”, tutur Syarif. Lebih lanjut, ia juga melihat IYIS sebagai wadah yang memberikan kesempatan untuk mempresentasikan proyek berbasis SDGs di lingkungan internasional yang juga menjadi tantangan yang sangat relevan dengan fokus pengembangan diri di bidang kepemimpinan dan inovasi.
Pengalaman dan prestasi yang diperoleh Syarif setelah mengikuti IYIS Chapter ASEAN 2026 memberikan kesan tersendiri bagi Syarif. “Berpartisipasi pada kegiatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan membuka wawasan global saya. Forum ini tidak hanya mengasah kemampuan public speaking dan critical thinking dalam konteks internasional, tetapi juga mempertemukan saya dengan pemuda-pemuda inspiratif dari berbagai latar belakang. Lingkungan akademik selama kunjungan universitas serta diskusi panel memberikan perspektif baru tentang bagaimana inovasi dan kolaborasi lintas negara dapat mendorong solusi nyata bagi tantangan global” ungkapnya.
Syarif berharap kedepannya semakin banyak mahasiswa Indonesia yang berani mengambil peran di forum internasional. Baginya, partisipasi global bukan hanya tentang prestasi personal, tetapi tentang membawa identitas, gagasan, dan kontribusi nyata Indonesia ke ruang kolaborasi dunia. “Sebagai mahasiswa psikologi, saya meyakini bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan, selama kita berani melangkah, berkompetisi secara sehat, dan terus mengembangkan kapasitas diri secara berkelanjutan”, jelasnya.
Prestasi Syarif dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi serupa dan lainnya. Hal ini tentu tidak hanya akan memberikan kebanggaan bagi diri mahasiswa itu sendiri, namun juga pihak lainnya seperti Universitas, Fakultas, dan Departemen dimana mahasiswa tersebut mengemban ilmu (rhmhrv).