Departemen Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang (UNP) secara resmi mengawali pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama lebih dari dua bulan, mulai 29 Juni hingga 4 September 2026, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik dan profesional secara langsung di dunia kerja.

Sebanyak 28 penempatan magang telah disiapkan pada berbagai instansi mitra yang bergerak di bidang pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hukum, pemasyarakatan, pemerintahan, serta layanan sosial di Sumatera Barat. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengintegrasikan teori psikologi yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik profesional dalam berbagai konteks layanan masyarakat.
Instansi mitra yang menjadi lokasi magang antara lain Balai Pemasyarakatan Kelas I Kota Padang, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (UPTD Panti Sosial Sumbar), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat, DP3AP2KB Kota Padang, Pengadilan Tata Usaha Negara Padang, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang, rumah sakit, sekolah, lembaga rehabilitasi, serta berbagai institusi pemerintah dan swasta lainnya yang memiliki relevansi dengan bidang psikologi.

Pelaksanaan magang diawali dengan proses pengantaran mahasiswa ke masing-masing instansi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Selanjutnya, DPL akan melaksanakan pendampingan dan supervisi selama masa magang melalui kegiatan bimbingan, monitoring, serta evaluasi berkala untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang optimal. Pada akhir program, DPL juga akan melakukan penjemputan mahasiswa sekaligus mengevaluasi capaian pembelajaran yang telah diperoleh selama kegiatan magang berlangsung.
Program magang merupakan salah satu strategi Program Studi Psikologi UNP dalam mempersiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan profesional. Selain meningkatkan kompetensi teknis di bidang psikologi, mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, etika profesi, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan psikologis yang dihadapi individu maupun masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi Psikologi UNP dalam mendukung kebijakan pembelajaran yang berdampak (impactful learning), sekaligus mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dengan berbagai instansi pengguna lulusan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan pengalaman belajar yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan layanan psikologi di masyarakat.
Semoga Program Magang Mahasiswa Psikologi UNP Tahun 2026 berjalan dengan lancar, memberikan manfaat bagi mahasiswa, instansi mitra, serta semakin memperkuat peran Universitas Negeri Padang dalam mencetak lulusan psikologi yang kompeten, profesional, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat. (hannyrufaidah)