Mahasiswa Psikologi UNP Laksanakan Community Work “Cakna Emosi” di Tadika Genius Bijak, Malaysia

BANDAR BARU BANGI, MALAYSIA — Mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan community work di Tadika Genius Bijak, Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia. Edukasi pengenalan emosi bagi anak usia prasekolah ini dilakukan di sela-sela program magang mereka di PsiTra Klinik Psikologi dan Konsultasi (PKPK).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua mahasiswa, yaitu Fathiyyah Muthmainnah dan Nailah Zahrawi, di bawah bimbingan Devi Lusiria, M.Psi., Psikolog. Program ini juga berjalan atas persetujuan dan dukungan penuh dari Penyelaras PKPK, Dr. Hilwa Abdullah @ Mohd. Nor, serta Supervisor PKPK, Puan Intan Raihan Darmadi. 

Mengusung judul “Cakna Emosi, Si Cilik Berseri: Aktiviti Bermain Edukatif untuk Pengenalan Emosi Asas Kanak-Kanak Tadika”, program ini melibatkan 18 anak dengan rentang usia 4 hingga 6 tahun. Tujuannya mencakup tiga hal utama: membantu anak mengenali lima emosi dasar, melatih mereka mengekspresikan emosi secara positif, dan memperkenalkan teknik dasar regulasi emosi.

Selama program berlangsung, anak-anak diajak mengikuti berbagai sesi interaktif. Kegiatannya meliputi tebak ekspresi, memahami sebab-akibat munculnya suatu emosi, serta mengenali tahapan perubahan emosi secara visual. Anak-anak juga mempraktikkan roleplay dua emosi yang bertentangan secara bersamaan, agar mereka paham bahwa merasakan emosi yang berbeda di satu waktu adalah hal yang wajar.

Pendekatan edukatif ini juga didukung dengan sesi lagu pengenalan emosi dan praktik regulasi diri. Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim mahasiswa merancang dan memperkenalkan Emotion and Calm Corner. Area ini dilengkapi dengan cermin agar anak bisa melihat ekspresi mereka sendiri, stiker emosi, panduan visual regulasi perasaan, serta sensory bottle untuk meredakan stres.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons yang baik. Anak-anak terlihat antusias dan lebih berani mengekspresikan perasaan mereka saat memperagakan emosi di depan teman-temannya. Melalui community work ini, diharapkan anak-anak dapat mulai membangun kecerdasan emosional mereka sejak dini, sekaligus menjadi pengalaman praktik lapangan yang bermanfaat bagi mahasiswa (rhmhrv).

Related posts

Leave a Comment