Peduli Nagari, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Psikologi Melaksanakan Pengabdian Masyarakat untuk Mendorong Tercapainya Keseimbangan Hidup di Era Digital dan Teknologi di Nagari Pagadih

Tim pengabdian masyarakat Departemen Psikologi Universitas Negeri Padang laksanakan pengabdian masyarakat bertemakan digital wellness di Nagari Pagadih, Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (22/08/2022). Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat dengan skema program pengabdian UNP berdampak (PPUB) tahun 2026. Tim pengabdian terdiri dari dosen lintas departemen dan fakultas di UNP. Dosen terlibat berasal dari Departemen Psikologi dan Departemen Keperawatan yang merupakan dua departemen di bawah naungan Fakultas Psikologi dan Kesehatan dan Departemen Teknik Elektro yang merupakan bagian dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.

Kegiatan “Digital Wellness Program: Mendorong Tercapainya Keseimbangan Hidup di Era Digital dan Teknologi sebagai Upaya Mendukung Generasi Tangguh di Era Digital” di Nagari Pagadih ini merupakan bagian dari kepedulian civitas akademika kampus atas situasi yang dihadapi oleh nagari. Diketahui, Nagari Pagadih merupakan salah satu nagari di Kabupaten Agam yang baru saja lepas dari kategori blankspot area pada tahun 2024 lalu. Sebelumnya, Nagari Pagadih tidak memiliki akses telekomunikasi dan internet dikarenakan belum adanya menara telepon seluler (BTS) di daerah tersebut. Akan tetapi, pada akhir tahun 2024 pihak terkait (kolaborasi dari berbagai pihak diantaranya Pemerintah Kabupaten Agam, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan PT Telkom) dapat me-launching nagari digital dan tower BTS di Nagari Pagadih. 

“Kegiatan digital wellness ini diberikan dengan harapan, masyarakat di Nagari Pagadih dapat menggunakan teknologi digital secara sehat dan seimbang sebagaimana tujuan dari digital wellness yaitu agar pengguna teknologi digital dapat menggunakan teknologi dengan sehat dan seimbang, teknologi digital tidak mengganggu kesehatan fisik dan mental pengguna, dan pengguna dapat memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang kualitas hidup. Hal ini dirasa perlu karena tidak hanya ketersediaan akses telekomunikasi yang penting, namun bagaimana penggunaan teknologi digital setelahnya agar tidak memberi dampak yang tidak diinginkan bagi kesehatan fisik dan mental juga menjadi poin penting yang perlu diperhatikan. Selain itu, ini juga sejalan dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) terkait psychological well-being, mental health, dan antisipasi terhadap cybercrime”, tutur Rahmah Rezki Elvika selaku ketua tim pengabdian. 

Pada kegiatan ini, tim pengabdian juga membuat buku saku khusus sebagai salah satu luaran pengabdian ini. Buku saku bertajuk kesejahteraan digital “Digital Wellness: Strategi “JELAS Digital” untuk Kebiasaan Digital yang Sehat dan Seimbang” ini meramu sebuah strategi membentuk kebiasaan digital yang sehat dan seimbang yang disebut dengan JELAS Digital. JELAS Digital merupakan akronim dari Beri JEDA waktu layarnya, PILAH DAN CERNA informasinya, dan tetapkan BATASAN (BATASI). Hal ini juga yang kemudian disosialisasikan kepada remaja di Nagari Pagadih oleh Rahmah beserta rekannya Anisa Fadilah. 

Kegiatan ini selain diharapkan dapat memberi manfaat atas situasi yang sedang dihadapi nagari, juga menjadi ajang pembelajaran secara langsung bagi mahasiswa. Tim pengabdian tidak hanya melibatkan dosen, namun juga dua orang mahasiswa dari Departemen Psikologi yaitu Nasywa Qansha A dan Nabil Abdurrahman. 

Selanjutnya, tim pengabdian mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Padang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Padang (LPPM UNP) yang telah memberikan dukungan materil sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih juga disampaikan kepada pihak Nagari Pagadih yang telah bersedia menjadi mitra pada program pengabdian UNP berdampak (PPUB) ini (rhmhrv).

Related posts

Leave a Comment